Ken2Rism | One Step Better

Sugeng Rawuh, Pemirsa !


HaLo Pemirsa !

Piye Kabare ? Hopefully Have a Nice Day on You ! Yang lg putus cinta nggak usah dipikir bingit2. Dunia tdk sesempit daun putri malu ( cilik menthik ), happy aja nggih !!! Salam dari Jogja ......

Ken2Rism

Blogger GauL

Kenalan Yuk !

Join To Connect With Me

Portfolio

  • Foto dok.| Bunda Nina

    Di saat hujan dan dingin mungkin Anda agak malas memasak. Karenanya pilih saja makanan praktis tetapi kaya nutrisi. Seperti beragam jenis olahan tahu. Bisa diberi kuah, ditumis ataiu dibuat perkedel.

    Sebagai olahan kedelai, tahu punya tekstur lembut dan kaya protein nabati. Raasnya yang gurih mudah dipadupadan dengan aneka bumbu. Olahan tahu ini bisa jadi pilihan untuk sajian makan siang.



    1.Tumis Tahu Daging Cincang


    Tahu telur yang lembut lunak, enak dipadu dengan dgaing cincang dengan bumbu pedas dan gurih, Tentu saja makin enak dimakan dengan nasi hangat. Ikuti resep pembuatannya di sini!

    Sajian tofu yang lembut gurih ini mungkin sering Anda nikmati di restoran. Ternyata tiak sulit dibuat sendiri. Tofu yang lembut diberi daging cincang berbumbu gaya Szechuan yang pedas gurih. Sajian praktis ini paling pas dinikmati dengan nasi hangat.

    Bahan:
    300 g tofu Jepang
    minyak goreng
    2 sdm minyak sayur
    2 siung bawang putih, cincang halus
    50 g bawang bombay, cincang
    1 buah cabai merah, iris kasar
    150 g daging sapi cincang
    2 sdm saus tiram
    2 sdm saus hoisin
    1 sdm kecap asin
    ½ sdt merica bubuk
    1 sdt garam
    200 ml air
    ½ sdt tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
    Taburan:
    daun ketumbar

    Cara membuat:
    • Potong-potong tofu.
    • Goreng tofu dalam minyak panas dan banyak hingga kecokelatan lalu tiriskan.
    • Tumis bawang putih hingga kuning dan harum.
    • Masukkan bawang bombay, aduk hingga layu.
    • Tambahkan cabai, aduk sebentar.
    • Masukkan daging cincang, aduk hingga berubah warna.
    • Tambahkan bumbu, aduk hingga rata.
    • Tuangi air dan didihkan.
    • Masukkan tofu goreng, aduk sebentar.
    • Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental.
    • Angkat, taburi daun ketumbar, sajikan.
    Untuk 4 orang

    2.Tahu Tek


    Racikan tahu goreng gaya Surabaya ini rasanya pedas, gurih dan sedikit manis. Bisa dimakan dengan nasi atau lontong. Praktis untuk sajian makan siang. Coba saja cek cara pembuatannya di sini!
     
    Kangen jajanan khas kota Surabaya? Coba saja racik sendiri tahu berbalut telur ini. Saus kacang yang gurih dengan aroma petis udang yang wangi dijamin bikin ketagihan!

    Bahan:
    1 buah (300 g) tahu putih, potong-potong
    2 butir telur ayam
    ½ sdt merica bubuk
    1 sdt garam
    Saus:
    2 sdm kecap manis
    150 ml air
    1 sdm petis udang
    Haluskan:
    2 sdm kacang tanah goreng
    1 siung bawang putih
    2 buah cabai rawit
    1 sdt garam
    Pelengkap:
    tauge
    daun bawang iris halus
    seledri iris halus
    bawang merag goreng

    Cara membuat:
    • Kocok telur dengan garam dan merica hingga rata.
    • Campur irisan tahu dengan telur hingga rata.
    • Bagi menjadi 4 bagian dan goreng menjadi dadar hingga matang kedua sisinya. Angkat.
    • Saus: Aduk bumbu halus dengan bahan Saus lainnya hingga rata.
    • Taruh tahu telur di piring saji.
    • Beri Pelengkapnya dan siram dengan Sausnya.
    • Sajikan segera.
    Untuk 6 orang

    3.Perkedel Tahu Udang


    Tahu yang dihaluskan dan dicampur dengan udang cincang dan bumbu ini enak dibuat camilan atau lauk nasi. Gurih renyah dan dijamin bikin ketaguhan. Yuk, bikin dengan resep ini!

    Tahu yang gurih lembut enak dibuat perkedel dengan tambahan udang. Bagian luarnya kering renyah dan bagian dalamnya lembut gurih. Dicocol sambal kacang, makin dahsyat rasanya!

    Bahan:
    1 buah tahu putih, tiriskan, haluskan
    75 g udang kupas,cincang halus
    1 batang daun bawang, iris halus
    2 sdm tepung terigu
    1 kuning telur ayam
    ½ sdt merica bubuk
    1 sdm kaldu ayam bubuk
    Sambal Kacang:
    150 ml air matang
    1 sdm air jeruk limau
    Haluskan:
    3 sdm kacang tanah, goreng
    2 buah cabai merah
    1 siung bawang putih
    1 sdt gula pasir
    1 sdt garam

    Cara membuat:
    • Campur tahu putih dengan udang, duan bawang dan bahan lainnya hingga rata.
    • Bentuk adonan bulat pipih.
    • Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan.
    • Angkat dan tiriskan.
    • Sambal Kacang: Aduk bumbu halus dengan air dan air jeruk hingga rata.
    • Sajikan perkedel dengan Sambal Kacang.
    Untuk 6 buah

    4.Seafood Tofu Claypot


    Sajian tahu yang hangat di dalam panci claypot ini dijamin menghangatkan badan. Rasanya gurih enak dengan tekstur yang lembut dan renyah karena tambahan sayuran. Cek resepnya di sini!

    Sajian lauk yang dimasak dalam tembikar ini cocok dinikmati hangat. Isinya selain seafood juga ada sayuran segar. Rasa kenyal gurih seafood berselingan dengan rasa renyah lettuce dalam balutan bumbu yang gurih dan manis! Hmm..sedap!

    Bahan:
    2 sdm minyak sayur
    1 batang daun bawang, iris serong 
    1/2 sdt jahe, iris tipis
    75 g wortel, kupas, iris tipis
    35 g scallop
    60 g udang kupas
    70 g fillet kakap
    60 g cumi-cumi yang dipotong kecil
    1 buah egg tofu,potong melintang 1/2 cm, goreng
    200 ml air
    1 sdt kaldu ayam bubuk
    1/2 sdt gula pasir
    1 sdt saus tiram
    2 sdt garam
    50 g jamur merang, belah-belah
    100 g lettuce, sobek kasar
    1 sdt tepung kanji, larutkan dengan sedikit air

    Cara membuat:
    • Panaskan claypot di atas api sedang.
    • Tumis daun bawang, jahe dan wortel hingga layu.
    • Masukkan seafood, aduk hingga kaku.
    • Tambahkan air dan bumbu, didihkan.
    • Masukkan jamur merang, masak hingga layu.
    • Tuangi larutan kanji,aduk hingga kental.
    • Taruh lettuce di dalam claypot yang sudah panas.
    • Tuangkan seafood berikut kuahnya. Biarkan mendidih.
    • Matikan api, tutup claypot.
    • Sajikan panas.
    Untuk 4 orang
  • Udara dingin membuat stamina tubuh turun. Agar tubuh tetap hangat dan sehat, racikan minuman dari jahe bisa jadi pilihan. Kali ini jahe merah yang lebih pedas dan berkhasiat terutama untuk stamina dan vitalitas pria.

    Untuk mendapatkan efek hangat yang lebih, gunakan jahe merah (zingiber officinale) yang banyak dijual di pasar tradisional. Jahe merah ini mengandung cinole dan capsaicin yang memberi efek panas. Kedua zat ini melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah. Karenanya aktivitas kelenjar endokrin yang meningkatkkan gairah seks juga meningkat. Mau meracik wedang jahe super? Ikuti langkah ini!


    1. Siapkan jahe merah
    Jahe merah bentuknya lebih kecil dari jahe kuning. Kulitnya kemerahan dan lebih keras. Cuci bersih jahe lalu bakar sebentar. Kerok kulitnya. Ambil 5 cm jahe, memarkan.

    2. Serai dan Lada Hitam
    Rempah lain yang harus disiapkan adalah serai. Ambil 2 batang serai yang tua, buang bagian luar yang keras lalu memarkan. Siapkan juga 10 butir lada hitam. Jika suka aroma wangi bisa ditambahkan 1 lembar duan pandan.

    3. Gula Merah
    Selain gula Jawa atau gula aren, bisa dipakai gula palem dan gula pasir. Tmabhkan gula merah sesuai selera. Untuk 500 ml air bisa dipakai 100 g gula aren dan 2 sdm gula pasir.

    4. Air
    Rebus 500ml air dalam panci tahan karat hingga mendidih. Tambahkan jahe, serai, lada dan daun pandan. Tambahkan juga gula merah dan gula pasir. Didihkan di atas api kecil hingga sedikit menyusut dan seluurh gula larut lalu angkat.

    5. Saring dan sajikan
    Saring wedang jahe, tuangkan ke dalam poci teh. Sajikan selagi hangat. Jika sudah dingin, wedang jahe bisa dihangatkan kembali.
  • Jogja, Jogja tetap istimewa, istimewa negerinya istimewa orangnya, eh kok miss malah nyanyi sih. Hehehe..
    Ya keistimewaan Jogjakarta memang sesuai banget dengan namanya. Kota super istimewa ini menjadi sangat istimewa karena banyak hal. Mulai dari budaya Jawanya yang kental banget, wisatanya yang budaya banget, orang-orangnya yang baik dan ramah banget, dan juga kuliner-kulinernya yang enak banget. Pokoknya semua di Jogja itu serba banget kalau nggak bukan Jogja namanya. Hihihi…

    Ngomong-ngomong soal kuliner Jogja nih, apa sih yang kamu ingat?
    Yap, benar banget, Jogja emang terkenal sebagai kota gudeg. Di Jogja itu ada banyak penjual gudeg dan rata-rata enak. Eits tapi kali iji miss gak bakal bahas mengenai gudeg Jogja. Kenapa? Karena miss akhirnya nemuin kalau Jogja juga punya makanan lain yang gak kalah enak dibanding gudeg yakni bakmi.
    Miss bakal share ke kamu tentang 5 bakmi terenak, termantap, termaknyus yang ada di Jogjakarta. Yuk kita lihat satu-satu :
    1. WARUNG BAKMI JAWA MBAH HADI
    Lokasi : Jl. C.Simanjuntak di Pom Bensin Terban Yogyakarta


    Bakmi jawa Mbah Hadi ini mulai ada sejak tahun 1995 gitu deh. Sama kayak bakmi jawa lainnya, bakmi jawa Mbah Hadi ini dimasak dengan menggunakan anglo. Setiap harinya bakmi Mbah Hadi selalu ramai dikunjungi oleh orang. Kalau hari biasa, warung ini bisa menjual sampai dengan 200 porsi (eeebuset) kalau hari libur atau weekend bisa mencapai 300 porsi (eh lebih buseet). Nah rahasia kenikmatan bakmi ini terletak pada resep rahasia dari Mbah Hadi yang dikasih kepada Pak Sukiran anaknya. Harga satu porsi bakmi enak ini juga tergolong masuk akal yakni Rp.12.500 aja. Harga minuman juga murah kok Rp.1.500. Gak Cuma bakminya aja yang enak, pelayanannya juga ramah banget. Pokoknya bikin betah gitu deh..

    2. WARUNG BAKMI JAWA KADIN
    Lokasi: Jl. Bintaran Kulon no.3 dan 6 Yogyakarta

     Bakmi Jawa Kadin adalah legenda di Jogjakarta. Berdiri sejak tahun 1947 membuat warung bakmi ini udah banyak memiliki fans. Bahkan mantan Presiden Soeharto kalau pergi ke Jogjakarta masih nyari makanan yang satu ini. Kalau kamu datang ke tempat ini jangan heran dengan parkirannya yang penuh sesak. Eits tapi jangan langsung puter balik juga karena warung bakmi ini punya kapasitas menampung pengunjung yang banyak kok. Harga bakmi per porsi tanpa telur Rp.11.000, kalau mau nambah telur jadi Rp.17.000, untuk porsi istimewa dibanderol dengan harga Rp.20.000. Kalau mau datang ke Bakmi Kadin silahkan datang pukul 17.00-23.00.

    3. WARUNG BAKMI JAWA MBAH WITO
    Lokasi : Dusun Kemoro Sari I, Desa Piyaman Wonosari Kab. Gunung Kidul .


    Rahasia kelezatan bakmi jawa Mbah Wito, menurut si pemilik nama, justru terletak pada gurihnya kaldu ayam yang menyiram mi. Empat ayam jawa pilihan direbus dengan seperempat kilogram udang basah dan seperempat kilogram gula batu.
    Udang memberi rasa gurih sedangkan gula batu menyajikan keaslian rasa manis dari batang tebu. Rasa gurih manis pun tercipta di kuali kaldu ayam Mbah Wito. ”Jika kaldu apik, seluruh masakan ikut menjadi apik,” kata Mbah Wito.
    Untuk menambah rasa gurih, Mbah Wito hanya menambahkan garam, bawang merah, dan bawang putih. Dia mengaku menghindari pencampuran aneka bumbu, seperti kemiri, yang justru membuyarkan rasa. Bahan mi yang dia gunakan malahan tidak spesial. Mi dari tepung beras tersebut merupakan produk pabrikan yang banyak dijumpai di pasaran.

    Selain mi jawa rebus sebagai menu utama, pembeli juga bisa memesan mi jawa goreng atau nasi goreng. Warung Mbah Wito juga menyediakan kekhasan minuman wong Gunung Kidul, yaitu teh poci dengan gula batu. Teh poci Mbah Wito terkenal nasgitel atau panas, legi (manis), dan kental. Selama berjualan mi tak menyurutkan kecintaan Mbah Wito dan keluarga pada mi jawa. Ketika warung sudah tutup, Mbah Wito selalu menyisihkan beberapa piring mi jawa untuk menu santap malam bersama keluarga. ”Tidak ada bosan-bosannya menyantap bakmi jawa. Bakmi jawa sudah seperti nasi yang harus disantap setiap hari,” ujar Mbah Wito.

    4. WARUNG BAKMI JAWA MBAH MO
    Lokasi : Dusun Code lewat Jl. Parangtritis barat perempatan Manding Kab. Bantul Yogyakarta.

    Bakmi Jawa Mbah Mo ini juga termasuk legenda di Jogjakarta. Meskipun letaknya susah di Jangkau karena berada 15 KM dari kota Jogjakarta tapi gak bikin pelanggannya lari. Bahkan kalau kita mau makan di sini kita harus rela nunggu 30 menit sampai 1 jam. Harga perporsi bakmi sih standar, berkisar Rp.10.000-Rp.16.000. Tekstur mie yang kecil dan kenyal serta kaldu ayam kampung yang ada di bakmi ini membuat bakmi Mbah Mo banyak digemari bahkan oleh pejabat dan artis ibukota.

    5. WARUNG BAKMI JAWA PAK PELE
    Lokasi : Timur Pagelaran Kraton, Alun-Alun Utara Yogyakarta

    Letak Bakmi Pele ini hanya beberapa meter dari Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Dilihat dari tampilannya, warung Bakmi Pele ini sangat sederhana, seperti layaknya tempat makan kaki lima dengan tenda terpal dan spanduk sederhana. Tenda Pak Pele ini terletak tepat di pojok Tenggara Alun-Alun Utara Jogja. Suasananya sangat ayem dan sepi karena nyaris tak ada kendaraan yang melintas, maklum lokasinya di pojokan jalan semi buntu yang mengarah ke area Kraton. Tempat makannya benar-benar membuat jatuh cinta pada pandangan pertama. Bakmi Pak Pele menempati areal paving block yang lumayan luas sehingga bisa menggelar banyak tikar besar yang sangat nyaman untuk duduk lesehan, bahkan sampai tidur-tiduran. Soal rasa, Bakmi Pele menggunakan bumbu bakmi Jawa yang pas gurih dan manisnya dengan potongan-potongan jeroan ayam yang nikmat. Kenikmatannya membuat ia pantas menjadi Legenda Bakmi jawa. Lalu, apa keunikan dari Bakmi Pele?  Bakmi Pele menggunakan Mie tebal dan lebih besar dari mie kuning biasa. Teksturnya yang kenyal membuat pengalaman makan jadi tak terlupakan. Jangan sampai nggak cicip bakmi Pele jika anda pelesir ke Jogja.

  • Apa jadinya jika mie idola Santap Mania bukan berasal dari tepung terigu? Enak dan nyamankah di perut dan mampu memuaskan gairah Kuliner Jogja? Redaksi Santap Jogja kali ini mengunjungi kuliner unik dari Desa Srihardono, Kecamatan Pundong: Mie Des!

    Mie Des ialah mie godog yang berarti bakmi pedas godog. Bahannya terbuat dari pati ketela yang diiris bukan digiling seperti bakmi biasanya. Redaksi Santap Jogja tertarik mengunjungi Warung Mie Des “Pak Yono” karena kabar menyebutkan mie ini punya cita rasa yang berbeda dan mengasyikkan.

    EKSPLORASI KULINER

    Kabar Jogja Lho melaju ke Jalan Parangtritis menuju pertigaan Sempalan Pundong. Sesampai di Pasar Pundong, warung Mie Des sudah tampak di kiri jalan. Tepat pukul tujuh malam, Redaksi tiba dan antrean yang ingin mencicipi mie des sudah banyak. Pun, Redaksi duduk di ruang makan yang luas dan nyaman sembari memberikan instruksi pesanan pada pelayan warung.

    Mie Des terhidang di meja saji. Piringnya yang bercorak batik menambah kesan mewah dengan mie pati ketela yang sudah mengepulkan aroma harum yang menarik minat Redaksi untuk membabat habis Mie Des. Bentuk mie tidak kaya biasa; sedikit kotak dan pendek. Kuahnya kental berwarna cokelat. Potongan kubis, daun loncang, dan telur menambah kesan mantap pada Mie Des ini!

    Apa yang dapat Redaksi rasakan dari Mie Des? Wah, luar biasa pedas dan nyaman di mulut! Bagi yang kurang menyukai rasa pedas, Santap Mania bisa memesan terlebih dahulu ke penyaji berapa kadar kepedasan Mie Des!

    Nah para Kulinerista, Mie Des punya kesan tersendiri bagi Redaksi. Selain sensasi perjalanan yang memikat karena berjarak 20 kilometer ke arah Selatan dari Kota Jogja, rasa Mie Des juga menambah wawasan kuliner Jogja yang kaya!
    Salam wisata kuliner Jogja!

  • Menikmati kopi atau ngopi sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia termasuk Yogyakarta. Akibatnya, muncul aneka jenis minuman berasa pahit namun 'ngangeni' ini. Selain itu, muncul aneka camilan pendamping ngopi sehingga semakin nikmat rasanya.

    Sensasi ini yang ingin ditawarkan oleh Depot Joeragan yang berada di kawasan Jalan Mataram Yogyakarta. Aneka jenis kopi, misalnya kopi tunggal maupun sudah dicampur bahan lain seperti susu dan es krim dapat dipesan. Sedangkan makanan pendampingnya aneka camilan tradisional.

    Menurut pengelola Depot Joeragan, Legowo, makanan tradisional itu berupa jadah bakar, singkong goreng, tempe mendoan dan geblek. Jenis makanan dengan rasa gurih dan asin cocok disantap bersama kopi. Selain itu, mampu berperan serta dalam memberdayakan masyarakat. Dia sendiri rutin memesan jadah langsung dari pembuatnya asal  Sleman dan geblek dari  Kulonprogo. "Harga seporsi makanan tradisional ini rata-rata Rp 5.000 perporsi. Sedangkan aneka kopi mulai Rp 4.000 sampai Rp 15.000  percangkir,” ungkap Legowo.

    Dijelaskan Legowo, jenis kopi tunggal yang disediakan ada beberapa jenis dan perlu digiling dahulu  sebelum disajikan. Jenis kopi ini terutama biasa dipesan penggemar kopi pahit/penikmat kopi, misalnya ada jenis kopi Wamena, Toraja, Temanggung dan Kintamani. Sedangkan kopi campuran berasal dari pabrik atau sudah kemasan, misalnya kopi susu, kopi es krim dan kopi doa.

    "Kami beri nama kopi doa, karena sebagai pemasoknya pengelola unit usaha salah satu pondok pesantren di Jawa Timur. Kopi spesial yang disediakan di depotnya disebut kopi luwak robusta Joeragan, yakni kopi diperoleh dari tanaman yang dibudidayakan secara organik di kawasan Pegunungan Menoreh Kulonprogo."

     Pohon kopi ini, kata Legowo ditanam selang-seling dengan pohon kakao (cokelat), sehingga rasa maupun aroma kopi tampil khas. “Kami tidak mencampurkan bubuk kopi dan bubuk cokelat, tapi kekhasan rasa dan aroma memang alami, karena bertemunya akar pohon kopi dan kakao di dalam tanah,” papar Legowo.

    Dia menambahkan guna memaksimalkan jam buka Depot Joeragan, pihaknya membuka depot dari siang hari. Mulai pukul 11.00 sampai 19.00 lebih spesial  menu makanan/minuman seperti warung makan umumnya. Sedangkan Pukul 19.00 sampai sekitar 02.00 WIB.
  • Jl. Surokarsan 32, Yogyakarta, Indonesia
    Phone:(0274) 389 243 


    Bu Ning adalah legenda. Warung makannya yang terletak di Tamansiswa menawarkan lotek dan gado-gado dengan bumbu kacang halus yang khas dan menggoda selera. Tiga cobek besar jadi ciri khasnya.

    Ketika masuk ke warung Bu Ning kita akan langsung melihat tiga cobek besar berdiameter sekitar 80 cm berjajar. Di cobek-cobek besar itulah Bu Ning dan karyawannya membuat bumbu kacang dan meracik lotek dan gado-gado pesanan para pelanggan. Jika waktu makan siang tiba dan pelanggan mulai ramai berdatangan, maka bisa langsung diracik 5-10 porsi lotek atau gado-gado di dalam cobek besar tersebut. Namun meski dibuat dalam porsi besar, tak perlu khawatir Anda akan kehilangan cita rasanya.

    Bu Ning atau yang bernama lengkap Sawijiningsih ini memang bisa dibilang salah satu legenda di dunia lotek dan gado-gado Jogja. Ia sudah merintis usahanya sejak tahun 1983 dan sampai sekarang warungnya masih dibanjiri para penikmat kuliner. Ini tak lepas dari rasa lotek dan gado-gadonya yang memang juara. Rebusan bayam, kobis, tauge, dan bahan lainnya direbus sempurna. Bumbu kacang yang diulek halus berpadu dengan sayuran sehingga menambah nikmat lotek Bu Ning. Begitu pun dengan gado-gadonya. Kesegaran sayuran yang dipakai untuk bahan lotek dan gado-gado Bu Ning selalu terjaga.

    Warung Bu Ning terletak beberapa puluh meter dari Lapas Wirogunan, Tamansiswa, Yogyakarta. Warung ini bisa dicapai sekitar 10 menit saja dari Malioboro atau Kraton Jogja. Bagi Anda yang sedang berlibur di sekitar sana, lotek dan gado-gado Bu Ning bisa jadi pilihan tepat sebagai menu makan siang Anda. Selain lotek dan gado-gado yang nikmat, berbagai menu lain juga ada, seperti soto ayam, nasi liwet, nasi goreng jawa, ayam goreng kremes, dan masih banyak lagi. Bermacam-macam minuman pun ada, mulai dari teh dan jeruk, es campur, es teler, es kelapa muda, sampai aneka jus juga tersedia.

    Tak jarang para turis asing juga singgah ke warung Bu Ning ini. Mereka ingin merasakan pula salad khas Indonesia. Terkadang ada juga �bule-bule' yang turun langsung membuat lotek atau gado-gado pesanan mereka. Kata Mas Iwan, anak pertama Bu Ning, para turis asing ini terkesima dengan cobek-cobek besar yang menjadi ciri khas warung makan ibunya itu. Mereka pun kemudian ingin belajar sendiri meracik lotek atau gado-gado sesuai keinginannya.

    Jam Buka: pk 08.00 - 22.00 WIB
  • Jalan Sompilan No 12, Ngasem, Yogyakarta
    telp: (0274) 385777



    Lazimnya, angkringan menggunakan gerobak kayu sebagai tempat berjualan. Namun angkringan yang satu ini mengusung konsep yang berbeda. Sesuai namanya Angkringan Pendopo nDalem ini menggunakan pendopo rumah jawa (ruang berukuran besar di bagian depan rumah. Biasanya digunakan untuk menyambut tamu atau acara keluarga) sebagai tempat usaha.

    Makanan yang disediakan memang tidak jauh berbeda dengan angkringan kebanyakan. Pengunjung pun juga bisa langsung memilih aneka rupa makanan yang sudah diletakkan di meja panjang. Ada beberapa pilihan nasi dalam ukuran mini. Seperti nasi teri, oseng tempe dan nasi bandeng. Sementara lauknya mulai dari sate ayam, sate ati ampela, gorengan sangat khas dengan cita rasa sebuah angkringan. 

    Perbedaan justru terletak pada jajanan atau snack yang juga turut dihidangkan. Angkringan Pendopo nDalem secara konsisten menyajikan aneka jajan pasar menggugah selera yang sudah jarang ditemui atau bahkan tak dikenal lagi oleh generasi muda. Sebut saja Clorot, Kipo, Semar Mendem, Lupis, Jadah Manten dan lain sebagainya. Bagi pengunjung yang belum pernah mencicipi jajan pasar ini tentunya akan menjadi salah satu pengalaman baru mencicipi kuliner nusantara. Jajan pasar yang tersedia juga terbilang komplit begitu terlihat berkurang maka pegawai dengan sigap menambahkannya lagi. 

    Angkringan Pendopo nDalem
    Untuk urusan minuman, tempat ini menyajikan beragam minuman hangat. Minuman ini diberi nama yang unik seperti Wedang Bleduk, Wedang Gajah, Leser. Ada juga teh rempah atau bajigur. Nah untuk favoritnya pengunjung biasanya akan memilih Wedang Bleduk yang merupakan campuran dari berbagai rempah seperti sereh, jahe, cengkeh serta gula jawa. Jangan lupa untuk mengaduk terlebih dahulu sebelum meminumnya karena gula jawa yang digunakan bukanlah gula jawa cair melainkan bongkahan gula jawa yang kadang masih tertinggal didasar gelas. 

    Masih tertantang mencoba yang lainnya, cicipi Wedang Gajah yang disajikan dengan gelas jumbo. Merupakan campuran sereh, jahe, kayu manis, bunga cengkeh dan gula jawa. Porsi besarnya mampu menghangatkan perut. Kedua minuman ini bisa juga disajikan dengan susu namun tentu saja dengan harga yang berbeda pula. 

    Selain itu, nilai plus lainnya berwisata kuliner di angkringan ini adalah tempatnya yang unik. Meski Angkringan hanya menggunakan bagian depan rumah saja namun pengunjung tetap bisa merasakan suasana etnik sembari menikmati sajian makan malam. Apalagi rumah bergaya arsitektur jawa klasik ini memang masih terpelihara baik. Patung Loro Blonyo serta pendar cahaya kuning yang berasal dari lampu klasik langsung menyambut. Kesan etnik inilah yang kemudian beberapa kali juga diabadikan  pengunjung di sela-sela menikmati sajian makanan mereka. 

    Angkringan Pendopo nDalem rupanya juga ingin memperkenalkan angkringan sebagai alternatif makan malam terutama bagi keluarga atau rombongan. Ini terlihat dari jumlah kursi dan meja sudah disusun berkelompok. Rata-rata terdiri mulai dari 4-10 orang. Pendopo ini mampu menampung hingga 50-an pengunjung sekaligus. Asiknya, pengunjung juga bisa melakukan reservasi terlebih dahulu. Jadi tak perlu takut kehabisan tempat duduk.

    Jika tak ingin melewatkan pengalaman kuliner di tempat ini, Angkringan Pendopo nDalem buka setiap hari mulai dari Pkl 18.00 WIB-23.30 WIB. 

    Wedang Gasu (Gajah Susu)+Nasi +Sate Ayam+Sate Ati = Rp.16.500
    Kipo+Ketan+Semar Mendem = Rp.7500
    Angkringan Pendopo nDalemJalan Sompilan No 12, Ngasem Yogyakarta
    (0274) 385777

Comments

The Visitors says